Thursday, May 19, 2011

Padamkan Lampu Tidurmu

Terikat dua tangan bagai nasib tawanan...
Terkunci mata mulut peluh tumpah dibadan...
Kau paksa ku tunduk...
Berlutut sebelum kau menghukum...


Kau mungkin tak percaya aku ada pendinding...
Seribu satu doa hulubalang yang kadim...


Jangan...
Jangan teruskannya...
Selagi hatimu...
Tak cukup zalim...


Jangan...
Jangan kotakannya...
Selagi hukuman...
Tidak setanding...


Dengan serapah semangat tujuh milikku...
Akan ku tukarkan dunia...
Menjadi syurga si gelandangan...
Tiada tangisan angkara dusta...

Tiada diri berbeza...


Diam saja...


Bersyukurlah...


Padamkan lampu tidur tutup mata fikirkan...
Didalam gelap engkau masih mampu melihat...


Benar...


Padamkan lampu tidur nyalakan lampu hati...
Hitam dan putih tetap indah bila kau kenal...


Warnanya...

2 comments:

shahirahkhairudin said...

aku suka bait bait akhir

hellghast said...

sebab ko suke tido kan!